It's time I open up, and let your love right through me.
That's what you get
When you see your life in someone else's eyes
Kasihani anak-anak Indonesia
Hmm, kalau disuruh sama orang tua, kasian juga, lagian tuh orang tua ngapain nyuruh anaknya ikut acara kontes kayak gituan, biar jadi artis? biar bisa cari duit? Emangnya mereka gak bisa cari duit, sampe minta tolong anaknya cari duit. Atau buat masa depan anaknya, supaya hidup mereka enak kayak artis-artis sekarang. Terus kalau semua anak dididik jadi artis, tar yang jadi ilmuwan, arsitek, PNS, guru, pilot dan lain-lain tuh siapa ya. Well gw sih setuju aja kalau emang mau jadi artis, tapi nanti lah kalau udah lulus kuliah atau minimal SMA. Soalnya emang gw akuin kualitas artis kita kayaknya tuh jelek banget dah. Ya iyalah, gak punya bakat, gak belajar di bidang seni, asal modal muka, bisa maen film.
Back to topic, nah kalau seandainya merek ikut karena keinginan mereka sendiri, berarti hebat juga ya. Bayangin aja, kecil-kecil gitu udah berani ikut kontes, udah mikirin mau kerja jadi artis. Sedangkan gw, waktu kecil yang gw pikirin cuman gimana ulangan nilainya bagus, gimana nanti sore mau maen apa, terus bantu nyokap biar dapet duit tambahan. Tapi yang gw bingung, darimana mereka dapet pikiran yang begitu "dewasa" itu? Dari TV kah, pergaulan kah, atau dari kembali ke orang tuanya lagi. Well still i can't jugde it, whether its right or not.
Terus kenapa anak-anak Indonesia perlu dikasihani? Well kita udah seringkali liat di TV kondisi anak-anak Indonesia dan bahaya yang mengancam mereka. Pertama, kekerasan terhadap anak-anak, digebukin lah, dipukulin gak dikasih makan, dan lain-lain. Kedua, gizi kurang mengancam balita dari keluarga menengah ke bawah. Ketiga, biaya pendidikan yang semakin ke depan semakin mahal, dulu gw kuliah per semesternya 750 ribu dan jeda 2 tahun di kampus yang sama, adik gw kuliah dengan bayaran 1,5 juta. Keempat, pelecehan, pelacuran dan penjualan terhadap anak-anak, dan ini tidak hanya mengancam anak perempuan saja, melainkan anak laki-laki juga. Udah empat doank?? Hmm sebenernya banyak banget, seperti ancaman pornografi, pornoaksi, kerusakan ekologis juga bisa berdampak bagi anak-anak di masa depan loh.
Nah, dari sekian banyak ancaman tersebut, ada anak-anak yang terselamatkan atau terhindari darinya. Tapi sayangnya mereka harus kehilangan kehidupan masa kecilnya, digantikan dengan ikut kontes untuk kemudian jadi artis dan bisa kerja mencari duit. Sekolah, teman-teman bahkan kegiatan pramuka, ditinggalkan demi kemenangan di kontes tersebut. Kalau mereka menang, mungkin worth to do, tapi kalau kalah. Belum dampak psikologi, which is i cannot explain it, because im not a physician.
Senin, November 24, 2008 | Label: my, my blog, my story | 0 Comments
Polisi yang aneh...
Tadi pagi liat berita di liputan 6 SCTV. Beritanya polisi melakukan razia preman dan pungli di sejumlah tempat. Dalam berita tersebut diperlihatkan bapak-bapak polisi sedang menangkap preman-preman di stasiun dan pasar juga preman yang melakukan pungutan liar terhadap truk-truk pengangkut barang di jalan.
Nah, anehnya, kalau di deket kampus gw tuh yang sering melakukan pungutan liar kepada supir truk atau mobil box adalah polisi atau petugas DLLAJ itu sendiri. Kenapa mereka gak ditangkep juga ya? Padahal gw juga dah sering liat berita atau acara di TV yang meliput soal ini.
Sebenernya razia yang dilakukan polisi tersebut gak salah, bener malah dan gw mendukung banget. Soalnya keberadaan preman-preman tersebut sudah meresahkan, bikin kita takut pergi ke terminal, stasiun atau pasar. Tapi saran gw, lakukan juga perbaikan di dalam pak. Jangan sampai nanti ada preman yang protes ke polisi waktu mereka ditangkap, "loh itu kok polisi dan petugas DLLAJ yang melakukan pungli gak ditangkep".
Sabtu, November 15, 2008 | Label: my blog, my story, news | 0 Comments
Paperoni masuk koran tempo
Kaget juga pas temen gw sms kemaren, tepatnya sabtu tanggal 8 November 2008. Dia bilang gw mejeng di koran tempo. Gw pikir ah ni anak pasti becanda, tapi apa jangan-jangan waktu di jobsDB ada wartawan yang diem-diem moto gw. Pas gw cek ternyata, yang masuk koran tempo adalah genk paperoni, dimana salah satunya ada gw di foto itu.
FYI, paperoni tuh kumpulan anak-anak yang gak punya kerjaan, jadinya suka gunting-gunting kertas gitu deh. Hahahaha, singkatnya penggemar papercraft. Kalau mau tahu lebih soal papercraft, bulan Oktober lalu gw post soal papercraft.
gambar besarnya disini
http://i22.photobucket.com/albums/b302/kentutmania/Graphic1.jpg
Minggu, November 09, 2008 | Label: my blog, my story, Papercraft | 2 Comments
JOBSDB expo Jumat di Balai Kartini
Ternyata benar apa yang diberitakan di koran atau di televisi, jumlah pengangguran di Indonesia sangat lah banyak. Kemarin aja, gw cukup amazed, stressed and relaxed, why? Amazed dikarenakan banyaknya jumlah pengangguran yang dateng ke balai kartini, padahal masih hari pertama dan hanya untuk 2 jam (jam 12.00-14.00). Stressed karena dengan banyaknya yang dateng, berarti banyak juga saingan gw dalam memperoleh kerjaan. Dan relaxed karena gw tahu ternyata bukan gw doank yang merasa nyari kerja tuh susah.
Eniwei, overall menurut gw acara job expo ini bagus banget. Selain tujuan acaranya, yakni mengurangi jumlah pengangguran dan membantu orang mencari pekerjaan, bagaimana panitia mengemas acara dan kemudahan teknologi yang diaplikasian untuk meng-apply pekerjaan membuat para pencari kerja puas. Jadi para pencari kerja tidak perlu bawa CV banyak-banyak untuk tiap perusahaan, cukup flashdisk yang berisi CV, untuk kemudian di copy ke komputer pusat. Abis itu masing-masing orang dikasih barecode, yang fungsinya sebagai identitas pengenal kalau dia mau meng-apply pekerjaan, jadi cukup di scan aja barecodenya.
Cukup banyak sih perusahaan yang gw apply kemarin, ya sekedar coba-coba, toh gak ada ruginya. Semoga aja ada yang kecantol satu, mayan daripada jadi pengangguran foya-foya mulu.
Sabtu, November 08, 2008 | Label: my blog, my story | 0 Comments
Unimportant News This Weeks goes to...
Ada beberapa point yang mau gw kritisi menyangkut berita ini dan perilaku orang baik yang membuat dan yang menyiarkan berita. Pertama, oke ini termasuk berita dan perlu diinformasikan, tapi gw rasa gak perlu jadi headline sampai-sampai jadi berita penting di program berita, kalau di program gosip wajarlah, infotainment kan buat orang yang mencari hiburan dari sebuah informasi. Dan gw rasa gak perlu juga sampai dibahas begitu dalam soal ini, sampai-sampai dijadiin bahan talkshow disebuah stasiun televisi sambil memanggil berbagai ahli ginekolog, hukum dll. Cukup bahas sekali 5 W 1 H abis itu kalau ada follow upnya baru diberikana lagi, apakah pelakunya ditangkap? sama siapa? apa pelakunya lolos?
Kedua, buat pak kyai, im a moslem and i know few of moslem law. Tapi kita bukan tinggal di negara agama pak, tapi tinggal di negara hukum. So patuhin hukumnya, atau gak ya anda ditangkap. Bukannya ada aturannya sendiri soal batasan umur buat menikah, batasan umur buat seseorang buat bekerja. Gw gak bilang kalau hukum Islam salah ya!!! Lanjut, sebenarnya apa yang bapak cari dengan punya isteri di bawah umur? Sifat masih anak-anak, diajak ngobrol soal orang dewasa juga gak ngerti, kemampuan masak juga paling sedikit, urusan "biologis" katanya bapak gak ngincer itu, lagian menurut ginekolog bisa berbahaya kalau anak dibawah umur.
Terus pak kyai, kalau niat bapak mau ngebantu orang atau anak-anak, coba ke Jabotabek deh pak, masih banyak tuh anak-anak di pinggiran jalan yang butuh bantuan, dan tidak perlu dinikahkan kalau niat membantu, jadiin anak asuh juga cukup.
Ketiga, buat orang tua tuh anak, cut my ear kalau anda bukan mengincar materi. Separah-parahnya orang tua menurut gw tidak akan mau anaknya yang masih 12 tahun menikah sama orang yang cocok jadi bapaknya atau kakeknya, kalau bukan karena himpitan ekonomi atau utang. Pengen tau kalau anak bapak dilamar sama kakek-kakek yang hidup sederhana, diterima juga gak lamarannya.
Well buat penutup, mungkin berita ini muncul akibat terlalu banyaknya pressure dari berita mengenai kondisi ekonomi akhir-akhir ini, jadi dieksploitasi secara berlebihan supaya pikiran orang bisa teralihkan. Kalau bagi pencinta teori konspirasi mungkin berpikir, "wah ini berita pasti dibuat supaya orang teralihkan sama berita mengenai global economy crysis atau pemilu tahun depan". For mw ini cuma berita mengenai orang pedophyl atau sekedar mencari sensasi yang dibesar-besarkan saja.
kalau gw punya duit banyak dan dikasih kesempatan poligami, tentu gw milih calon isteri yang udah matang & punya muka kayak artis cantik. Jelas lah!!!
Senin, Oktober 27, 2008 | | 0 Comments
Akhirnya di Wisuda Juga
Akhirnya...tanggal 22 Oktober 2008 kemaren gw di wisuda. Sedih, senang, haru, sedikit lucu, bangga wah semuanya nyatu sampe bingung mana yang mau di ekspresikannya. Sedih karena harus meninggalkan rumah, tempat belajar, tempat bekerja, tempat nongkrong. 4 tahun kan bukan waktu yang sebentar, gak kerasa kemaren gw masih anak cupu baru lulus SMA, eh sekarang sudah waktunya meninggalkan kampus ini. Senang karena merasa telah selesai juga masa-masa kuliah, yang berarti telah selesai salah satu tahap dalam hidup gw.
Pas hari H gw sempat panik, gara-gara ada kemacetan mendadak, soalnya resikonya kalau telat bisa terancam gak di wisuda gw. Untungnya i knew few shortcut way to the campuz. Akhirnya sampai juga di menit-menit terakhir.
Upacara pertama wisuda di IPB dilaksanakan di gedung Graha Grawida Wisuda (biasa kita singkat jadi GWW). Acara lumayan ngaret selesainya seperti yang sudah di prediksi. Acara juga diisi sama Taufik Ismail sebagai salah satu alumni sukses IPB. Acara kedua dilaksanakan di fakultas masing-masing, so buat gw di Fakultas Pertanian. Di Fakultas acaranya diisi dengan penganugrahan ijazah, ternyata banyak juga temen gw yang gw gak sangka dapet predikat cum laude, coba gw rajin kuliahnya dulu.
Acara terakhir di departemen, ada acara HPS-an (Hari Pelepasan Sarjana). Acaranya lumayan seru, dan dibuat sama adek kelas. Ternyata mereka memang maksimal dalam membuatnya, dan gw salut dan berterima kasih sama mereka.
Wisuda kali ini menurut gw chaos banget. Ya karena ini wisuda tahap pertama, plus jumlah wisudawan dan wisudawatinya membludak banget, melebihi jumlah dari tahun-tahun sebelumnya. Walhasil rame banget, dan bingung kalau mau jalan atau kumpul-kumpul. Sampe-sampe gw lupa buat foto gw yang sendirian lagi make toga.
Kamis, Oktober 23, 2008 | Label: my blog, my story, Wisuda ipb | 3 Comments
Family Day at taman safari
Kemarin minggu, tepatnya tanggal 19 Oktober 2008 gw beserta adek nyokap ikut karya wisata keluarga, acaranya diadain sama RS. Karya Bakti, tempat nyokap kerja. Lumayanlah jalan-jalan gratis & bisa have quality time with my family. Lagian gw juga udah lama gak ke taman safari.
So, gw berangkat barengan rombongan jam 7 lewat, naek bus dari karya bakti. Dan keberangkatan dibuka dengan cara yang biasa dilakukan orang Indonesia, ngaret. Untungnya perjalanan lancar, soalnya kita berangkat pagi. Sampai disana, kita langsung masuk ke taman safari & langsung enjoy the show presented by poor animal or maybe lucky animal, soalnya daripada saudara mereka di alam liar yang kekurangan makanan dan terancam kehilangan rumah.
Setelah ini kita kumpul di sebuah panggung di taman safari. Acara kemudian diisi dengan berbagai sambutan dari para petinggi rumah sakit, dangdutan, dan pembagian doorprize (sialnya gw gak dapet satupun). Oh iya di panggungnya juga ada show tentang global warming, dan show ini keren banget menurut gw, soalnya binatang yang shownya pinter-pinter & lucu.
Sehabis kenyang menyantap makan siang, peserta bebas untuk jalan-jalan mengelilingi taman safari. Tempat pertama yang gw pilih adalah naek gondola/kereta gantung, sempat kaget juga sama tiket naiknya, tapi karena yang bayarin nyokap, jadi ok ok aja (thx mums). Abis itu gw pergi ke taman burung, baby zoo, naek kereta keliling taman safari, terakhir nonton cowboy show. Yang terakhir ini menurut gw keren gila, awesome, mungkin gara-gara ini pertama kalinya gw nonton show kayak ginian. Saran gw kalau lo pergo ke taman safari, terus masih ada acara ini, TONTON!!!
Well, gak terasa sudah waktunya balik, kita kumpul di tempat parkiran deh.
Dari wisata kali ini gw dapet banyak pengalaman baru, ternyata taman safari tuh exciting juga. Soalnya dulu gw cuman keliling pake mobil, liat-liat binatang terus pulang deh. Ternyata banyak yang bisa diliat juga disini. Walaupun beberapa pake bayar lagi, ya wajarlah mereka kan butuh ngasih makan bianatang, operasi mesin & gaji pegawai. Dan terakhir ini lah penilaian gw buat taman safari.
Tempat yang bagus buat menghabiskan waktu sama keluarga atau buat refresing. Tempat yang kurang bagus buat penggemar film jurasic park (jangan ngarep ada binatang buas lepas atau aksi kejar-kejaran). Harga tiket yang mahal, tapi banyak shownya yang gratis juga. Banyak tempat mojok, dengan resiko kesurupan. Jangan ngarep bisa ngeceng disini, karena udah banyak binatang kayak lo yang ngeceng disini & gak laku-laku (dari pada lo dianggap one of them).
Senin, Oktober 20, 2008 | Label: my blog, my story | 2 Comments
Mengenai Saya
Arsip Blog
Kaitokid Blog Partner
-
Pokemon Roserade Papercraft11 tahun yang lalu
-
Kisah Anak Ciliwung14 tahun yang lalu
-
Media oh media....16 tahun yang lalu
-
-
-